PPKM-Darurat mulai dijalankan di daerah Jawa-Bali

Jumat, 9 Juli 2021 16:18 WIB

Share
Sumber foto suara.com

Indonesia kembali memasuki puncak pandemic, dimana kasus orang yang terkonfirmasi positif semakin bertambah setiap harinya. Pemerintah mulai mengambil langkah tegas dengan melakukan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakyat) – darurat yang dilakukan di daerah Jaawa-Bali, terutama daerah yang terdampak sebagai zona merah. Dengan adanya PPKM- Darurat ini beberapa jalan protocol sudah mulai di tutup atau di blockade supaya tidak ada yang bisa melintas dan menganjurkan untuk tetap dirumah.

          Beberapa sector perkantoran non esensial pun sudah harus melakukan WFH (Work From Home) kembali. Di hari ketiga penerapan PPKM-Darurat daerah Ibu Kota yaitu Jakarta terlihat sepi dari para pengendara dan aktifitas perkantoran, dimana yang biasanya jalan yang berada di daerah ruas Jakarta terlihat ramai dan padat kini terlihat sepi. Tindakan ini salah satunya untuk memutus rantai penyebaran pandemic covid-19 yang sedang meningkat. Salah satu cara untuk memutus rantai penyebaran covid-19 adalah dengan megurangi mobilitas kita keluar rumah, agar tidak terciptanya traccing pandemic.

          PPKM-darurat ini berlaku mulai dari 3-20 juli 2021 dengan memberlakukan beberapa peraturan, yaitu kita diwajibkan menggunakan masker double apabila menggunakan angkutan umum, lalu menunjukan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP), dan berlaku selama PPKM darurat apabila bekerja di sektor essential, lalu menjunkan bukti negatif rapid test dan bukti vaksin apabila ingin bepergian dengan tujuan mendesak. Selama PPKM darurat Jawa-Bali, masyarakat diminta untuk mengurangi mobilitas dan di rumah saja.

           Salah satu upaya membatasi mobilitas warga adalah dengan menerapkan aturan yang lebih ketat, seperti membuat pos penyekatan di pintu masuk sebuah wilayah. Pos penyekatan ini tidak benar-benar menutup pintu masuk ke suatu wilayah, hanya saja diterapkan sejumlah peraturan bagi masyarakat yang memiliki keperluan untuk masuk ke wilayah tersebut. Lalu beberapa tempat juga ada yang menutup wilayahnya dan tidak boleh ada seorangpun yang masuk dan keluar karena wilayah tersebut terkonfirmasi zona merah. Bagi masyarakyat yang tidak memiliki kepentingan dimohon untuk tetap dirumah.    

Penulis : Handika Yuliantoro

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler